Diberdayakan oleh Blogger.

ST. MIKAEL - PAROKI KRANJI - BEKASI BARAT

Jumat, 13 September 2019

Pelayanan Berbasis Data di KPK2???

0 comments

Ecclesia semper refomanda, Gereja selalu memperbaharui diri, sesuai dengan tuntutan dan perkembangan jamannya, agar sejarah keselamatan itu tetap di dalam kerangka yang sama dengan sejarah manusia sepanjang masa.
"Prinsip sama + Lingkungan Berbeda = Cara Mencapai Tujuan Harus Berbeda", kata Prof Indrajit dalam sesi Pertama KPK2 yang bertema "Pengaruh Digital Di dalam Keluarga". Gereja tidak pasif. Berhadapan dengan zaman yang semakin pesat dewasa ini, pembaharuan sepertinya menjadi sebuah keharusan bagi Gereja. Tanpa kemampuan menyesuaikan perubahan zaman itu, Gereja akan kehilangan aktualitasnya bagi umat.  Pola Pastoral Gereja diharapkan harus mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan umat, maksudnya adalah sesuai dengan situasi dan kebutuhan real umat. Ada banyak cara zaman sekarang yang bisa dipraktekkan dalam rangka pelayanan Pastoral Berbasis Data.

Penerapan Pastoral Berbasis Data di KPK2

Di dalam kegiatan KPK2, Pastoral Berbasis Data dicoba dipraktekkan dengan memanfaatkan teknologi saat ini dan survey digital yang disediakan oleh Google Form. 

Tujuan Penerapan Pastoral Berbasis Data di KPK2

1. Mendapatkan data peserta dengan lebih lengkap dan cepat
2. Tata kelola pelayanan lebih terarah
3. Mempermudah dalam melakukan pengolahan data dan analisa
4. Merangkum informasi dari para peserta yang dapat difungsikan sebagai roadmap kegiatan SKK kedepan
5. Menerapkan Go Green yaitu dengan mengurangi penggunaan kertas survey yang sering dilakukan pada setiap kegiatan di Paroki
6. Memberikan data yang bisa dijadikan sebagai referensi untuk kinerja kepanitian selanjutnya
7. Dapat menjadi standard kerja dalam kegiatan-kegiatan lainnya di Paroki

Teknis Penerapannya di KPK2

Sebelumnya kami membuat group komunikasi melalui Whatsapp yang berguna sebagai sarana komunikasi antara panitia dan peserta (tidak semua peserta masuk di dalam group. Ada yang diwakillkan pasangannya). Link survey di broadcast di group Whatsapp pada tanggal 3/9/2019 dan ditutup pada tanggal 7/9/2019 jam 13.00. Peserta harus melakukan pengisian survey secara personal. Jika ada pasangan peserta tidak terdaftar di dalam Whatsapp group, kami memohon bantuan peserta untuk membagikan link survey ke pasangannya.

Hasil survey dipresentasikan ke para peserta di Retret Perutusan pada sesi “Keluargaku Siap Melayani” pada hari Minggu, 8 September 2019 oleh Ketua Panitia. Presentasi ini memiliki tujuan supaya para peserta memperoleh informasi mengenai hasil kegiatan, analisa kegiatan, dan hal apa saja yang bisa ditingkatkan pada kegiatan KPK angkatan selanjutnya

Berikut adalah data yang dipresentasikan kepada para Peserta KPK2:

1. Peserta KPK2
Kenaikan jumlah peserta KPK2:
Tampilan 1. Progress kenaikan jumlah peserta KPK2

2. Jumlah Peserta Pasangan Berdasarkan Wilayah
Dari 13 wilayah di Paroki Kranji, ada 11 Wilayah yang mengirimkan pesertanya dan 2 Wilayah yang tidak mengirimkan pesertanya. Grafik jumlah peserta pasangan berdasarkan wilayah adalah sebagai berikut:
Tampilan 2. Grafik Peserta Pasangan Berdasarkan Wilayah

3. Usia Perkawinan Peserta
Pada Kursus Pastoral Keluarga Angkatan 2 ini, usia perkawinan peserta bervariatif. Kami mengkategorikan menjadi 3 kelompok usia perkawinan, yaitu:

· 0 – 15 tahun : 10 Pasutri
· 16 – 30 tahun : 15 Pasutri
· 31 – 55 tahun : 7 Pasutri

Berikut adalah grafik peserta berdasarkan Usia Perkawinan:
Tampilan 3. Grafik Peserta Berdasarkan Usia Perkawinan


4. Jumlah Peserta Sebagai Pengurus Paroki, Wilayah, dan Lingkungan

Pengurus: 55,3%
Bukan Pengurus: 44,7%


Tampilan 4. Grafik Jumlah Peserta KPK2 Sebagai Pengurus di Paroki, Wilayah atau Lingkungan

5. Respon Peserta terhadap Manfaat KPK untuk Personal dan Pelayanan

Bermanfaat: 100%
Tidak Bermanfaat: 0%

Tampilan 5. Grafik Respon Peserta KPK2 terhadap Manfaat KPK untuk Personal dan Pelayanan

6. Materi Yang Paling Berkesan Bagi Peserta

Urutan:
Semua Materi: 40,4%
Hukum Kanonik Perkawinan: Studi Kasus Hukum Perkawinan – Pastor Purbo: 36,2%
Pengaruh Digital di Dalam Keluarga - Prof Indrajit: 14,9%
Teori dan Praktek Konseling - Pasutri Pri & Lupi: 4,3%
Komunikasi Suami Istri; Komunikasi orang tua anak yang efektif - Bapak Lukito: 4,3%

Tampilan 6. Grafik Materi Yang Paling Berkesan

7. Narasumber yang Dapat Direkomendasikan Untuk KPK Selanjutnya

Urutan:
Romo Purbo Tamtomo: 48,9%
Prof. Indrajit: 44,7%
Pasutri Pri & Lupi: 6,4%
Bapak Lukito: 1%


Tampilan 7. Grafik Narasumber KPK2 Yang Direkomendasikan

8. Pengalaman Peserta Dalam Melayani Keluarga Bermasalah Di Wilayah Atau Lingkungan

Pernah: 17%
Belum Pernah : 83%


Tampilan 8. Grafik Pengalaman Peserta KPK2 Dalam Melayani Keluarga Bermasalah

9. Observasi Peserta Terhadap Permasalahan Keluarga di Lingkungan dan Wilayah

Urutan:
Komunikasi suami - istri yang kurang baik: 55,3%
Ekonomi: 23,4%
Perselingkuhan: 6,4%
Hubungan dengan Anak: 2,1%
Hubungan dengan Mertua: 2,1%
Belum pernah melihat permasalahan keluarga dalam lingkup lingkungan yang sampai terekspos: 2,1%
Sexual: 2,1%
Permasalahan tidak ada dominan: 2,1%
Latar belakang pendidikan: 0%
Hubungan dengan saudara kandung: 0%

Tampilan 9. Grafik Permasalahan Keluarga Di Lingkungan atau Wilayah Berdasarkan Observasi Peserta

10. Penilaian Terhadap Kinerja Panitia

Urutan:
Sangat Baik: 53%
Baik: 46,8%
Kurang: 0%
Kurang Baik: 0%

Tampilan 10. Grafik Penilaian Terhadap Pelayanan Panitia KPK2


Semoga Memberikan Inspirasi

Tuhan Memberkati
RS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Created with by Rio Satriyo